Posts

Showing posts with the label Atsar

Syarah Atsar al-Hasan al-Bashri tentang Keselarasan Perkataan, Perbuatan, dan Rahasia Batin

Image
Teks Atsar dan Terjemahannya قَالَ الْحَسَنُ الْبَصْرِيُّ: «يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّ لَكَ قَوْلًا وَعَمَلًا وَسِرًّا وَعَلَانِيَةً، وَعَمَلُكَ أَوْلَى بِكَ مِنْ قَوْلِكَ، وَسِرُّكَ أَوْلَى بِكَ مِنْ عَلَانِيَتِكَ». Hasan al-Bashri berkata:  “Wahai anak Adam, sesungguhnya engkau memiliki perkataan, perbuatan, rahasia batin, dan keadaan yang tampak. Perbuatanmu lebih patut diperhatikan daripada perkataanmu, dan rahasia batinmu lebih patut diperhatikan daripada keadaan lahiriahmu.” Atsar ini memuat nasihat yang ringkas, tetapi cakupan maknanya sangat luas. Ia menjelaskan empat dimensi kehidupan manusia: perkataan, perbuatan, keadaan batin yang tersembunyi, dan keadaan lahiriah yang dapat disaksikan orang lain. Keempatnya membentuk gambaran tentang siapa seseorang sebenarnya, bagaimana ia menjalani kehidupannya, dan sejauh mana kesesuaian antara apa yang diucapkan, apa yang dikerjakan, apa yang disembunyikan dalam hati, dan apa yang diperlihatkannya kepada manusia. Pesan utamanya adalah ...

Belajar dari Sang Miliarder Madinah: Tiga Prinsip Bisnis Abdurrahman bin ‘Auf yang Relevan Hingga Kini

Image
Di antara jajaran sahabat Nabi Muhammad shallallahu 'alaih wasallam, nama ‘Abdurrahman bin ‘Auf radhiyallahu 'anhu menonjol sebagai seorang pebisnis ulung yang kekayaannya melegenda. Beliau bukan hanya seorang sahabat yang dijamin masuk surga, tetapi juga seorang magnet rezeki yang kecerdasan bisnisnya menjadi rujukan hingga ribuan tahun kemudian. Ketika hijrah dari Makkah ke Madinah, beliau tiba tanpa harta sepeser pun. Namun, dalam waktu singkat, ia berhasil membangun kembali imperium bisnisnya dari nol. Apa rahasianya? Diceritakan bahwa seseorang pernah bertanya kepadanya, “Apa rahasia kesuksesan dan kekayaanmu dalam berdagang?” Jawaban ‘Abdurrahman bin ‘Auf sederhana, namun sarat makna. Beliau membagikan tiga pilar utama yang menjadi fondasi bisnisnya, yang terangkum dalam pernyataan masyhurnya: ثلاث، ما رددت ربحاً قط، ولا طلب مني حيوان فأخرت بيعه، ولا بعت بنسيئة Artinya:  “(Ada) tiga (prinsip): Aku tidak pernah menolak keuntungan sama sekali, tidak pernah ada permintaan he...