Front Baru di Timur Tengah: Membaca Eskalasi AS-Iran, Yaman-Arab Saudi, dan Pertaruhan Selat Hormuz
Diolah dari wawancara Glenn Diesen bersama jurnalis dan analis politik Pepe Escobar, disiarkan dalam Greater Eurasia Podcast, 15 Juli 2026. Timur Tengah kembali berada di ambang kobaran api besar. Amerika Serikat dan Iran bergerak menuju perang terbuka, Iran mempertimbangkan penarikan diri penuh dari nota kesepahaman ( memorandum of understanding , MOU) yang telah ditandatangani Presiden Donald Trump, Yaman menyerang Arab Saudi, Iran turut menyerang Arab Saudi, dan milisi Irak berbentrok dengan pasukan di perbatasan Kuwait. Dalam satu perbincangan, jurnalis dan analis politik Pepe Escobar memetakan bagaimana rangkaian peristiwa ini saling terkait, dan mengapa strategi Amerika yang semula bertujuan memecah belah "poros perlawanan" justru mempercepat konsolidasinya. Perlu dicatat sejak awal: perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran ini bukan skenario hipotetis. Konflik itu pecah sejak 28 Februari 2026, ketika serangan udara gabungan AS-Israel menewaskan Pemimpin Ter...