Kanker di Indonesia: Antara Pengobatan Konvensional dan Paradigma Baru Penyelamatan Sel
Pendahuluan Krisis kesehatan akibat kanker di Indonesia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Data menunjukkan bahwa hampir satu pasien baru terdiagnosis kanker setiap menitnya, dan satu kematian akibat kanker terjadi setiap dua menit. Sejak tahun 2020, insidensi kanker meningkat 3% setiap tahun, sementara angka kematian meningkat 3,6% per tahun. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengeluarkan biaya hingga Rp10 triliun untuk pengobatan kanker pada tahun 2025, dengan lebih dari 7,1 juta kasus pelayanan kanker tercatat sepanjang tahun tersebut. Fakta ini menjadikan kanker sebagai penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia. Fenomena ini memunculkan pertanyaan mendasar: mengapa dengan banyaknya ahli onkologi, kebijakan pemerintah yang progresif, dan investasi alat kesehatan yang sangat besar, angka kejadian dan kematian akibat kanker justru terus meningkat? Artikel ini akan membahas secara kritis pendekatan pengobatan kanker konvensional, mengidentifikasi ke...