Skandal Jurnal Ilmiah Palsu: Ketika Kebohongan AI Menembus Penelaahan Sejawat
Dunia penelitian akademis saat ini sedang menghadapi ancaman serius dari menjamurnya jurnal ilmiah predator yang mengejar keuntungan finansial semata. Fenomena ini membuktikan betapa rapuhnya sistem penelaahan sejawat ( peer review ) ketika dihadapkan pada industri penerbitan yang korup dan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang disalahgunakan. Eksperimen Konyol yang Lolos Sensor Pascal Dego, seorang profesor matematika dari Universitas Valencia yang berfokus pada pendidikan matematika, melakukan sebuah eksperimen nekat. Setelah berulang kali menerima surel tawaran publikasi dari sebuah jurnal kebidanan ( obstetrics journal ), ia memutuskan untuk menguji integritas jurnal tersebut. Menggunakan ChatGPT, Dego sengaja menyusun artikel ilmiah tiruan dengan klaim yang sepenuhnya mengada-ada dan tidak masuk akal. Artikel tersebut menyatakan bahwa pengajaran geometri panggul dapat menurunkan kecemasan melahirkan sebesar 13,7 persen. Lebih konyol lagi, artikel itu mengeklaim bahwa penerapan der...