Mengembalikan Trust: Esensi Kebijakan Moneter dan Pelajaran Sejarah bagi Rupiah
Sistem keuangan global modern bertumpu pada satu fondasi yang tak kasat mata namun mutlak: kepercayaan ( trust ). Sejak dunia meninggalkan sistem standar emas pada 15 Agustus 1971 ( Nixon Shock ), seluruh mata uang di dunia berubah menjadi mata uang fiat. Artinya, nilai sebuah mata uang tidak lagi dijamin oleh komoditas fisik, melainkan oleh persepsi publik dan investor terhadap kredibilitas institusi yang menerbitkannya. Mantan Ketua Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), Alan Greenspan, menegaskan bahwa meskipun uang adalah aspek penting dalam ekonomi, kepercayaan adalah hal yang jauh lebih krusial. Ketika sebuah negara mulai mencetak uang bukan untuk menjaga kestabilan ekonomi, melainkan untuk menutup defisit anggaran pemerintah secara kronis, di situlah petaka moneter dimulai. Tiga Rezim Cetak Uang: Antara Stimulus dan Bahaya Aktivitas bank sentral dalam membeli obligasi pemerintah sering kali disederhanakan dengan istilah "mencetak uang". Namun, terdapat batasan yang te...