Al-Kahfi, Dajjal dan Latihan Melihat Kenyataan di Balik Penampakan
Pemindaian terhadap seluruh 6.236 ayat Al-Qur’an tidak akan menemukan kata “Dajjal”. Nol. Namun Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menunjuk surah yang tidak menyebutnya ini sebagai pelindung dari fitnahnya. Dalam Sahih Muslim, beliau bersabda bahwa siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama Surah Al-Kahfi akan terlindungi dari Dajjal. Dalam riwayat yang sama, beliau menyatakan bahwa sejak penciptaan Adam hingga kiamat tidak ada ujian yang lebih besar daripada Dajjal. Kedua hal ini tampak bertolak belakang, tetapi tidak. Surah ini memang tidak memperingatkan kita tentang seorang tokoh. Ia melatih kita menghadapi cara kerja penipuan itu sendiri. Ketiadaan namanya patut dipahami sebagai petunjuk bahwa yang paling penting adalah ketahanan hati dan akal, bukan hafalan ciri-ciri sosoknya. Ini penafsiran, bukan keterangan langsung dari nas. Dajjal: Sosok Nyata, Penipuan Nyata Hadis-hadis sahih menggambarkan Dajjal sebagai sosok nyata yang akan muncul di akhir zaman. Matanya cacat, dan d...