20 Contoh Prompt untuk Kebutuhan "Penulisan dan Penyuntingan"


Kedua puluh prompt ini mencakup enam sub-fungsi kategori ini: memperjelas kalimat, memangkas tulisan, mengubah nada, memperbaiki tata bahasa dan alur, mengubah catatan mentah menjadi tulisan utuh, serta menyusun pembuka dan penutup. Tanda [tempel teks] menunjukkan bagian yang perlu Anda ganti dengan tulisan Anda sendiri.


A. Memperjelas Kalimat

1. Menyederhanakan kalimat berbelit

"Tulis ulang paragraf berikut agar setiap kalimatnya jelas dan langsung ke inti. Pecah kalimat yang lebih dari 25 kata, tetapi jangan mengubah makna dan jangan menambah informasi baru: [tempel teks]."

2. Menemukan bagian yang membingungkan

"Baca tulisan berikut sebagai pembaca awam. Tunjukkan kalimat atau istilah yang membingungkan, jelaskan mengapa membingungkan, lalu beri versi perbaikannya dalam tabel tiga kolom: teks asli, masalah, perbaikan: [tempel teks]."

3. Mengganti istilah asing dengan padanan Indonesia

"Sunting tulisan berikut menjadi bahasa Indonesia baku. Ganti kata asing yang sudah punya padanan yang lazim dipakai. Pertahankan istilah teknis yang memang belum punya padanan, dan beri daftar kata yang Anda ganti di akhir: [tempel teks]."

B. Memangkas Tulisan

4. Memperpendek tanpa menghilangkan makna

"Pangkas tulisan berikut hingga sekitar 50 persen dari panjang aslinya. Pertahankan semua fakta, angka, dan argumen utama. Buang pengulangan dan kalimat yang tidak menambah informasi: [tempel teks]."

5. Meringkas menjadi satu paragraf

"Ringkas artikel berikut menjadi satu paragraf maksimal 100 kata. Awali dengan kesimpulan utama, lalu sebutkan dua alasan terpentingnya: [tempel teks]."

C. Mengubah Nada dan Gaya

6. Mengubah ke bahasa formal

"Ubah teks berikut dari bahasa percakapan menjadi bahasa Indonesia baku untuk surat resmi kantor. Pertahankan isi pesan, tetapi ganti sapaan, singkatan, dan ungkapan santai: [tempel teks]."

7. Mengubah ke nada ramah

"Tulis ulang pesan berikut dengan nada hangat dan bersahabat, tetapi tetap profesional. Jangan berlebihan memuji dan jangan menambah janji yang tidak ada dalam teks asli: [tempel teks]."

8. Membuat lebih persuasif

"Bertindaklah sebagai penulis naskah promosi. Ubah paragraf berikut menjadi lebih meyakinkan dengan menonjolkan manfaat bagi pembaca. Jangan membuat klaim yang tidak didukung teks asli: [tempel teks]."

9. Menyesuaikan tulisan dengan pembaca tertentu

"Tulis ulang penjelasan teknis berikut untuk pembaca awam berusia 17 tahun ke atas tanpa latar belakang teknis. Gunakan kalimat pendek dan satu contoh sehari-hari: [tempel teks]."

D. Memperbaiki Tata Bahasa dan Alur

10. Mengoreksi ejaan dan tata bahasa

"Periksa teks berikut berdasarkan PUEBI dan KBBI. Tandai setiap kesalahan ejaan, tanda baca, dan pilihan kata, lalu tampilkan hasil perbaikannya. Beri penjelasan satu baris untuk setiap koreksi: [tempel teks]."

11. Memperbaiki alur antarparagraf

"Perbaiki alur tulisan berikut. Susun ulang urutan paragraf bila perlu, tambahkan kalimat transisi yang wajar, dan jelaskan alasan perubahan urutannya di akhir: [tempel teks]."

12. Menjaga variasi ritme kalimat

"Sunting tulisan berikut agar ritmenya lebih hidup. Variasikan panjang kalimat, kurangi pengulangan kata pembuka yang sama, dan hindari pola kalimat yang monoton: [tempel teks]."

13. Menyunting tanpa mengubah gaya penulis

"Sunting tulisan saya hanya pada kesalahan ejaan, tata bahasa, dan kalimat yang tidak jelas. Jangan mengubah gaya, pilihan kata khas, atau suara saya sebagai penulis. Tandai setiap perubahan: [tempel teks]."

E. Mengubah Catatan Mentah Menjadi Tulisan Utuh

14. Catatan menjadi surel

"Ubah catatan acak-acakan berikut menjadi surel profesional kepada atasan saya. Sertakan subjek yang jelas, paragraf pembuka singkat, isi yang tersusun logis, dan permintaan tindak lanjut di akhir: [tempel catatan]."

15. Coretan ide menjadi artikel

"Olah coretan ide berikut menjadi artikel sepanjang sekitar 600 kata dengan judul, pembuka, tiga subjudul, dan penutup. Gunakan bahasa baku yang mengalir. Bila ada data yang kurang, tandai dengan [perlu data], jangan mengarang: [tempel catatan]."

16. Catatan rapat menjadi notula

"Susun catatan rapat berikut menjadi notula resmi dengan bagian: peserta, pokok bahasan, keputusan, dan tugas tindak lanjut beserta penanggung jawabnya. Jika ada informasi yang tidak jelas, tanyakan dulu: [tempel catatan]."

F. Pembuka, Penutup, dan Judul

17. Membuat pembuka yang kuat

"Buatkan lima alternatif paragraf pembuka untuk tulisan berikut, masing-masing dengan pendekatan berbeda: pertanyaan, fakta mengejutkan, cerita singkat, pernyataan tegas, dan masalah yang dekat dengan pembaca. Setiap pembuka maksimal 60 kata: [tempel tulisan atau topik]."

18. Membuat penutup yang berkesan

"Tulis tiga versi paragraf penutup untuk artikel berikut: satu merangkum poin utama, satu menantang pembaca bertindak, dan satu mengajak pembaca merenung. Hindari klise seperti 'pada akhirnya' dan 'dapat disimpulkan bahwa': [tempel artikel]."

19. Merumuskan judul

"Berikan 10 alternatif judul untuk tulisan berikut. Variasikan antara judul informatif, judul bertanya, dan judul yang menonjolkan manfaat. Maksimal 12 kata per judul. Tandai tiga yang paling kuat beserta alasannya: [tempel tulisan]."

G. Umpan Balik Kritis

20. Menilai tulisan layaknya editor senior

"Bertindaklah sebagai editor senior yang jujur dan tidak basa-basi. Nilai tulisan berikut dari sisi kejelasan argumen, struktur, kehematan kata, dan ketepatan bahasa. Sebutkan tiga kelemahan terbesar beserta contoh kalimatnya, lalu beri saran perbaikan konkret: [tempel tulisan]."


Catatan Penerapan

Empat kebiasaan membuat prompt penyuntingan jauh lebih efektif:

  • Sebutkan hal yang tidak boleh diubah. Tanpa batasan, AI cenderung menulis ulang terlalu jauh dan bisa menggeser makna atau suara asli Anda.
  • Tentukan pembaca dan tujuan tulisan. Tulisan untuk atasan, pelanggan, dan pembaca umum membutuhkan penyuntingan yang berbeda.
  • Minta daftar perubahan. Dengan begitu Anda bisa menilai dan menolak perubahan yang tidak sesuai, bukan menerima hasil sebagai satu paket.
  • Minta penandaan, bukan karangan. Untuk data atau fakta yang kurang, arahkan AI menandai bagian itu. Ini mencegahnya mengisi kekosongan dengan informasi yang tidak benar.

Terakhir, hasil penyuntingan tetap perlu Anda baca ulang dengan teliti. AI bisa mengubah makna secara halus, terutama pada angka, nama, dan istilah teknis. 

Comments

Popular posts from this blog

8 Tools AI Voice Gratis yang Membuat Eleven Labs Ketinggalan Zaman!

Al-Kahfi, Dajjal dan Latihan Melihat Kenyataan di Balik Penampakan

50 Situs Web Serbaguna

Internet yang Ramai tetapi Terasa Sepi: Memahami Teori Internet Mati

Sebelas Dimensi: Batas Penglihatan, Batas Sains, dan Batas Manusia